Blogging: Have Fun and Get The Money

fullsizerender-4

Judul: Blogging: Have Fun and Get the Money
Penulis: Carolina Ratri
Penerbit: Stiletto Book
Tahun Terbit: Desember 2015
Jumlah Halaman: 240
ISBN: 9786027572447
Blurb:

Bagi seorang blogger, mempunyai blog yang mendatangkan pemasukan pasti jadi cita-cita. Sedangkan bagi brand, blogger semakin diperhitungkan untuk menjadi partner dalam strategi marketing mereka melalui kerja sama job review. Namun, untuk sampai ke tahap itu, kita perlu membekali diri dengan keterampilan yang cukup. Buku ini membahas berbagai tip, seperti:

– Menentukan tema blog
– Mencari ide tulisan
– Mempelajari teknik menulis yang baik
– Mempercantik tampilan blog
– Cara mendapatkan job review
– Cara kerja Google Adsense
– Memopulerkan blog dengan SEO dan media sosial
– Sampai, profil para blogger senior

Pada akhirnya, akan banyak yang bisa kita dapatkan dari blog. Tak hanya untuk bersenang-senang dan dapat uang, tapi juga jejaring, serta personal branding.

*

Eka Kurniawan dalam sebuah kesempatan pernah berkata bahwa buku yang baik adalah buku yang berhasil ‘mengganggu’ pembacanya. Mengganggu di sini bisa berarti macam-macam, ya. Nah, bagi saya, Blogging: Have Fun and Get the Money (#BloggingHaveFun) ini masuk kategori ‘mengganggu’. Di halaman awal, saya sudah diingatkan untuk mempertimbangkan kembali alasan saya ngeblog. Menyalurkan hobi, ajang curhat, mendapatkan penghasilan, sarana belajar, atau sekadar untuk gaya-gayaan? Kemudian, kalau memang mau serius ngeblog, maka kita harus tahu dasar-dasar ngeblog yang baik dan benar. Apalagi kalau ngeblog untuk mendapatkan penghasilan, maka harus serius mempelajari teknik-teknik dasar SEO, cara kerja Google Adsense, dan sebagainya. Susah, ya?

Nggak juga. Karena kita bisa mulai (belajar) dari yang paling dasar. Dan #BloggingHaveFun bisa jadi media belajar yang baik.

Hal pertama yang saya pelajari mengenai ngeblog dengan serius, adalah sebaiknya blog kita memiliki niche. Akan lebih baik lagi kalau niche tersebut langsung tergambarkan dari nama blog kita. Blog buku misalnya, sebaiknya alamat blog mengandung kata ‘book(s)’ atau ‘buku’.

Lalu, sebelumprolog ini blog apa? :/

Saya yang tadinya semangat menetapkan niche untuk sebelumprolog, jadi mendadak pesimistis. Untung saja di bagian berikutnya, penulis bilang bahwa: kalau tidak di alamat blog, maka kata kunci sebagai niche blog bisa disematkan di tagline blog. Yeah!

sebelumprolog: baca buku yang perlu dibicarakan

#BloggingHaveFun juga ‘mengganggu’ saya di bagian Tip-Tip Dasar SEO, Google Adsense, dan Program Afiliasi. Sebagai orang yang awalnya ngeblog untuk bersenang-senang, istilah-istilah tersebut sangatlah asing. Lebih detil lagi, saya baru menyadari tentang penggunaan long tail keyword sebagai salah satu tip SEO dasar. Penggunaan long tail keyword dalam artikel bertujuan untuk meningkatkan keyword density. Keyword density ini akan menentukan seberapa baik artikel kita menurut mesin pencari. Penasaran, saya mencoba menemukan rekomendasi long tail keyword untuk kata kunci ‘review novel’ karena inilah niche sebelumprolog. Melalui ubersuggest, ini hasil yang saya dapatkan:

FullSizeRender (3) FullSizeRender (2)

Hal lain yang tak kalah penting dibandingkan teknis ngeblog tadi tentu saja menulis sebagai kegiatan utama ngeblog. Meskipun kita tahu bagaimana mendaftarkan blog kita di Google Adsense atau program afiliasi tertentu, pekerjaan ngeblog kita tidak akan ajeg bila kita tak tahu bagaimana cara menulis yang baik. Tentang bagaimana menulis artikel yang baik, penulis mengupasnya tuntas di Bab 3: Blogging is Writing.

“Tulisan Anda akan benar-benar bebas plagiarisme ketika tidak ada tiga kata yang sama berurutan dan berada pada topik atau kategori artikel yang sama.” –Hal.99

Fiuh, ternyata ngeblog bisa menjadi kegiatan yang sangat serius, ya. Tetapi dengan penyajian yang terstruktur dan penggunaan kalimat yang sangat mudah dimengerti, #BloggingHaveFun membuat saya jadi bersemangat untuk meningkatkan traffic sebelumprolog. Meningkatkan traffic saja dulu yang diusahakan. Mengenai apakah blog ini akan berhasil mendapatkan job review atau tidak, akan kita lihat nanti. 🙂

Well, secara keseluruhan, banyak sekali ilmu baru yang saya pelajari dari buku ini. Tinggal praktiknya saja, nih. Semoga bisa konsisten sehingga ilmu yang dipelajari tak sia-sia.

Blogging with heart, money will follow.” –Indah Julianti Sibarani (hal.191)

Lima bintang untuk #BloggingHaveFun.

***

Advertisements

8 thoughts on “Blogging: Have Fun and Get The Money

  1. semua kembali ke niat awal ngeblog. keseriusan tidak bisa diukur dengan keajegan post, banyaknya kunjungan, pagerank, atau menghasilkan uang. blog tidak harus menghasilkan uang, dan uang bisa dihasilkan dari banyak hobi yang lain.
    terpujilah para blogger yang bisa mendapat uang dari blognya. tapi ndak apa-apa juga kalau blog tidak berorientasi ke sana. tabik.

    Liked by 1 person

    • Setuju, Mbak Latree.
      mandewi.com saya selow banget. Pernah dua bulan nggak ada postingan sama sekali, karena memang fokusnya bukan jumlah/rutinitas postingan, apalagi menghasilkan uang. Nah, agak beda dengan blog ini. Tujuan utamanya juga bukan menghasilkan uang, tapi mempraktikkan apa yang saya pelajari dari #BloggingHaveFun. Banyak ilmu bagus di sana, sayang kalau cuma lewat gitu aja.
      Oiya, #BloggingHaveFun memang diutamakan untuk blogger yang ingin menghasilkan uang, tapi sebelum fokus ke sana tetap blogging itu harus menjadi kegiatan yang fun dulu. Makanya di judul buku, Have Fun-nya yang disebut pertama.

      Btw, thanks udah mampir dan meninggalkan komentar. ❤

      Like

Ada komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s